Facebook SDK

banner image

Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak.



Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak. Indonesua Satu Aksi Menantang Kejahatan Seksual terhadap Anak.

Dalam kesempatan ini Orang Tua MuridJIS dan keluarga terdakwa mengunjungi KOMNAS Perlindungan Anak,  TerkaIt pengaduanmengenai Rekayasa Kasus JIS. 


 Dalam kesempatan itu juga Pak Arist Merdeka Sirait Pendiri KOMNAS Perlindungan Anak memberikan Partisipasi dengan ikut menyertakan tanda tangan di Papan yang telah bertuliskan Gerakan Bersama memutus mata rantai kekerasan terhadap anak.


Perwakilan Orang Tua Murid dan keluarga terdakwa mengunjungi KOMNAS Perlindungan Anak  Terkait pengaduan mengenai Rekayasa Kasus JIS.


 Pak Arist Merdeka Sirait memperoleh pengaduan dari para keluarga tersangka cleaners .


Keluarga Terdakwa (Tracy Bentlemen) menunjukan bukti kepedulian murid terhadap Neil & Ferdi melalui surat yang banyak diterima olehnya.


Bu Narti salah satu istri tersangka sedang menceritakan tentang suaminya (Agun).

Orang Tua Murid, Keluarga Tersangka Cleaners dan keluarga terdakwamenceritakan apa yang telah terjadi selama proses pemeriksaan sampai sekarang menjadi tersangka. 
         
Terlepas dari hal tersebut kita sebagai WNI, Sudah seharusnya membuka mata bagi masa depan anak.
 Mari sukseskan bersama indonesia Hebat Ramah Anak dan Bebas dari Kekerasan.










Bu Narti salah satu istri tersangka sedang menceritakan tentang suaminya (Agun).
Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak. Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak. Reviewed by Antitesa on February 05, 2015 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.