Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak.
Komisi
Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai
Kekerasan Terhadap Anak. Indonesua Satu Aksi Menantang Kejahatan Seksual
terhadap Anak.
Dalam kesempatan ini
Orang Tua MuridJIS dan keluarga terdakwa mengunjungi KOMNAS Perlindungan
Anak, TerkaIt pengaduanmengenai Rekayasa
Kasus JIS.
Dalam
kesempatan itu juga Pak Arist Merdeka Sirait Pendiri KOMNAS Perlindungan Anak memberikan
Partisipasi dengan ikut menyertakan tanda tangan di Papan yang telah
bertuliskan Gerakan Bersama memutus mata rantai kekerasan terhadap anak.
Perwakilan Orang Tua
Murid dan keluarga terdakwa mengunjungi KOMNAS Perlindungan Anak Terkait pengaduan mengenai Rekayasa Kasus
JIS.
Pak Arist Merdeka Sirait memperoleh pengaduan
dari para keluarga tersangka cleaners .
Keluarga
Terdakwa (Tracy Bentlemen) menunjukan bukti kepedulian murid terhadap Neil
& Ferdi melalui surat yang banyak diterima olehnya.
Bu
Narti salah satu istri tersangka sedang menceritakan tentang suaminya (Agun).
Orang Tua Murid,
Keluarga Tersangka Cleaners dan keluarga terdakwamenceritakan
apa yang telah terjadi selama proses pemeriksaan sampai sekarang menjadi
tersangka.
Terlepas dari hal
tersebut kita sebagai WNI, Sudah seharusnya membuka mata bagi masa depan anak.
Mari sukseskan bersama indonesia Hebat Ramah
Anak dan Bebas dari Kekerasan.
Komisi Nasional Perlindungan Anak , Mengusung Gerakan Bersama Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak.
Reviewed by Antitesa
on
February 05, 2015
Rating:
Reviewed by Antitesa
on
February 05, 2015
Rating:






No comments: