Facebook SDK

banner image

Ahli Mikrobiologi, Prof. Kevin Beird Jadi Saksi Kasus JIS


PASAR MINGGU (Pos Kota) – Sidang kasus dugaan kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/11) sore. Kepala Bidang Fasilitas Development JIS, Robert Giannella dan ahli mikrobiologi, Prof.Kevin Beird, hadir sebagai saksi.

Kuasa hukum terdakwa Patra M. Zen, mengatakan dalam kesaksiannya  Robert mengaku bertemu keluarga Kroonen pada (26/3) lalu bersama dengan David, Risk Management Operations nager JIS. Ketika bertemu dengan Pipit dan pengacara keluarga, Robert menjelaskan bahwa pengacara Pipit tersebut sangat agresif untuk membuat JIS menahan para tersangka.

“Robert tadi mengaku dia tidak punya kewenangan untuk menahan, karena bukan otoritas hukum. Itu kewenangan polisi. Namun, pengacara keluarga Kroonen justru mengaku bahwa polisi tidak akan mengurusi kasus ini karena kurangnya bukti. Dari keterangan Robert jelas terbuki keterangan pelapor memang selalu berubah sejak awal,” kata Patra.

Mengenai kedatangan ibu korban dan anaknya ke sekolah, Robert melihat ia mengarahkan anaknya sebelum proses penyidikan polisi. Sedangkan si anak tidak terlihat trauma ketika mendatangi toilet tempat diduga terjadi perkara.

Robert menyebutkan, toilet anggrek, yang diduga jadi tempat kejadian perkara, merupakan lokasi yang ramai dengan aktivitas anak-anak. Di depan toilet banyak kursi tempat anak-anak dan orangtua mereka makan snack di waktu istirahat.

Patra mengungkapkan, meski sudah 16 kali sidang tidak ada bukti maupun kesaksian yang menjelaskan kekerasan seksual ini terjadi. Kesaksian yang diperoleh dalam persidangan justru semakin memperkuat dugaan bahwa kasus pekerja kebersihan ini sarat unsur rekayasa.

Saksi lain yang hadir, yakni ahli mikrobiologi, Prof. Kevin Beird, dalam kesaksiannya bahwa korban tidak mengalami penyakit seksual menular.

Menurut Patra, dalam sidang yang berlangsung tertutup itu, Profesor di Departemen Kedokteran Nuffield, Universitas Oxford di Inggris Raya itu telah meniliti  hasil lab korban yang diambil oleh Klinik SOS pada 22 Maret 2014.

Sesuai hasil lab, korban dinyatakan terbukti tidak terkena infeksi penyakit seksual menular, termasuk herpes simplex 2 (HSV2). Sementara hasil pemeriksaan medis polisi atas keempat terdakwa di berkas kejaksaan menyatakan mereka terinfeksi HSV2.

TIDAK TERJADI

“Melihat kenyataan bahwa ia terlihat sangat sehat dengan serangkaian tes fisik dan laboratorium yang menyeluruh untuk infeksi menular seksual, Prof Kevin memastikan bahwa kekerasan seksual itu tidak mungkin terjadi.”

Menurutnya, ahli tersebut juga menegaskan, dengan frekuensi kekerasan seksual yang katanya 13 kali, mustahil jika korban tidak terkena infeksi tersebut.

Prof Kevin, menambahkan, secara medis bila anak diduga mengalami kekerasan seksual maka pengujian akan dilakukan untuk menemukan penyakit Gonorrhea (GO). Penyakit inilah yang dapat menyebabkan infeksi atau nanah. Sementara herpes tidak dapat menyebabkan proctitus dengan nanah.

“Semoga majelis hakim bisa memberikan keadilan bagi orang-orang kecil ini dan keluarga mereka,” jelas Patra. (adji/yo)

Source : poskotonews.com
Ahli Mikrobiologi, Prof. Kevin Beird Jadi Saksi Kasus JIS Ahli Mikrobiologi, Prof. Kevin Beird Jadi Saksi Kasus JIS Reviewed by Antitesa on November 24, 2014 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.