Jakarta - Yayasan Pendidikaan Muslim Asia Afrika (Musika) menggelar pertunjukan untuk menjalin persahabatan antara siswa-siswi guna menyuarakan kepedulian terhadap kasus kekerasan yang menimpa dua guru JIS dan enam petugas kebersihan ISS.
Ketua Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Musika, Nurmilus Gisafiah mengatakan, sekitar 500 siswa-siswi sangat antusias dan gembira dapat menyuarakan prihatin terhadap orang dekatnya yang kini sedang terjerat kasus dugaan kekerasan seksual di JIS.
"Mereka simpati terhadap orangorang yang dekat dihati kami, yakni 2 guru JIS si Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong termasuk 6 petugas kebersihan ISS (satu meninggal dunia saat proses penyelidikan)," kata Nurmilus dalam release di Jakarta, Minggu (22/3/2015).
Menurut dia, pihaknya hanya bisa membantu dukungan moral dan doa untuk Neil dan Ferdi yang dikenal secara personal memiliki kecintaan mendalam terhadap profesinya, serta keenam petugas kebersihan PT ISS.
"Kami sangat mendukung ketujuh orang yang menjadi korban tuduhan kriminal ini dapat terus memperjuangkan keadilan. Kami berharap kebenaran dan keadilan dapat ditegakkan oleh aparat hukum serta perlindungan terhadap profesi guru semakin dapat ditingkatkan," ujarnya.
Sementara Manager XSProject, Retno Hapsari mengatakan selama ini kerjasama dengan JIS dan komunitas sosial tidak hanya mendapat dukungan untuk keberlangsungan program dalam segi pendanaan, tetapi juga dukungan guna memastikan terciptanya proses pembelajaran yang bersifat dua arah yakni interaksi antara siswa dengan guru.
"Selama menjadi sehabat komunitas JIS, kami menjadi saksi dari dampak positif terhadap anak-anak didik kami, dimana ditengah segala keterbatasan, pertumbuhan karakter, rasa percaya diri mereka sangat membanggakan," ujarnya. [mes]
Source : http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2189115/siswa-dukung-guru-jis-terduga-kekerasan-seksual#sthash.Zb7T4ZC0.dpuf
Siswa Dukung Guru JIS Terduga Kekerasan Seksual
Reviewed by Antitesa
on
March 24, 2015
Rating:
Reviewed by Antitesa
on
March 24, 2015
Rating:

No comments: