Facebook SDK

banner image

Dukungan terhadap Guru JIS Terus Mengalir

JAKARTA - Dukungan terhadap dua guru Jakarta International School (JIS) untuk mendapatkan keadilan atas kasus dugaan pelecehan seksual anak terus mengalir.
Sekira 500 siswa-siswi dari berbagai sekolah dan komunitas terlihat antusias menghadiri “Semarak Musika 2015”, sebuah program tahunan yang diadakan oleh Yayasan Pendidikan Muslim Asia Afrika (MUSIKA).
Acara itu bertujuan untuk menjalin persahabatan antara siswa-siswi MUSIKA dengan siswa-siswi di lingkungan sekolah lain.
MUSIKA sebagai tuan rumah penyelenggara berkolaborasi dengan komunitas XSProject dan Kampung Kids sepakat untuk menjadikan acara tahun ini sebagai ‘suara’ kepedulian dan keprihatinan mereka terhadap kasus kekerasan yang dituduhkan kepada dua guru JIS dan enam petugas kebersihan.
Ketua Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Muslim Asia Afrika, Nurmilus Gisafiah, mengatakan, sangat bangga selama lima tahun terakhir. Semarak Musika senantiasa mendapat apresiasi positif dari siswa-siswi sekolah lain dan masyarakat sekitar, bahkan banyak yang meyakini bahwa ini adalah salah satu cara tahunan yang dinanti mereka.
“Semarak Musika 2015” terasa berbeda, rasa gembira dan semangat yang biasanya mewarnai persiapan acara kini diliputi rasa simpati terhadap orang-orang yang dekat di hati kami, yakni dua guru JIS, Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong yang kini sedang menjalani proses hukum atas kasus yang dituduhkan kepada mereka berikut dengan enam petugas kebersihan (satu meninggal dunia saat proses penyelidikan),” ungkap Nurmilus, Minggu (22/3/2015).
Nurmilus melanjutkan profesi guru seharusnya lebih mendapatkan perlindungan karena tuduhan-tuduhan tidak berdasar dapat terjadi kepada siapa saja di institusi pendidikan.
Terlebih bagi mereka yang bertahun-tahun benar-benar mengabdikan diri tidak hanya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak muridnya, tapi juga kepada banyak anak-anak di lingkungan sekitar.
"Sebagai sesama pendidik, kami hanya bisa memberikan dukungan moral dan doa untuk Pak Neil dan Ferdi yang kami kenal secara personal memiliki kecintaan mendalam terhadap profesinya, juga untuk keenam petugas kebersihan," tegas dia.
"Kami sangat mendukung ketujuh orang yang menjadi korban tuduhan kriminal ini dapat terus memperjuangkan keadilan," imbuhnya.
Nurmilus pun berharap kebenaran dan keadilan dapat ditegakkan oleh aparat hukum dan perlindungan terhadap profesi guru semakin dapat ditingkatkan.
Dia juga menjelaskan MUSIKA, XSProject dan Kampung Kids merupakan tiga dari sedikitnya 40 komunitas yang menjadi Sahabat Komunitas JIS. Jalinan persahabatan dengan JIS ini telah terjalin selama sedikitnya 5–10 tahun terakhir, bahkan beberapa diantara mereka telah menjadi bagian dari komunitas tersebut sejak 15 tahun lalu.
Dalam kerjasamanya dengan JIS selama ini, komunitas-komunitas sosial tersebut tidak hanya mendapat dukungan untuk keberlangsungan program dalam segi pendanaan, tetapi juga mendapat dukungan guna memastikan terciptanya proses pembelajaran yang bersifat dua arah dan terjadi proses pengalihan ilmu yang melibatkan partisipasi guru beserta murid JIS kepada siswa-siswi lokal setiap komunitas.
“Kami menjadi saksi dari dampak positif terhadap anak-anak didik kami, di mana di tengah segala keterbatasan, pertumbuhan karakter mereka sangat membanggakan. Rasa percaya diri, rasa ingin tahu, dan perasaan ingin selalu berbagi adalah sebagian kecil dari nilai kemanusiaan yang mereka tanamkan selama berinteraksi dengan siswa-siswi dan guru JIS," papar Retno Hapsari, Manager XSProject yang telah bekerja sama lebih dari 10 tahun dengan JIS.
Sementara Vivi Zulfiah, seorang perwakilan pengurus Yayasan Kampung Kids mengungkapkan, persahabatan dengan JIS juga membuat Kampung Kids kian mudah untuk mengembangkan ketrampilan anak – anak yang dibawah naungannya.
Meskipun program utamanya meningkatkan kualitas gizi anak di area Kampung Kids, tetapi dengan interaksi rutin siswa JIS yang mendampingi anak didik kami mengenal berbagai jenis kerajinan tangan, kesenian juga ragam kegiatan olahraga, membuat anak Kampung Kids memiliki motivasi berkarya yang tinggi.
Acara pentas seni yang mengusung tema “Sekolah itu Asyik”, khusus dipersembahkan kepada Neil, Ferdi, Awan, Agun, Syahrial, Zainal, Afrischa dan (alm) Azwar.
Sebanyak 12 siswa-siswi usia 14 – 15 tahun akan melantunkan lagu syahdu berjudul “Usah Kau Lara” ciptaan Katon Bagaskara yang sarat akan makna seorang sahabat yang siap membantu untuk bangkit dari segala keterpurukan dan berbagi baik dalam suka maupun duka.
Source : http://news.okezone.com/read/2015/03/23/338/1122638/dukungan-terhadap-dua-guru-jis-terus-mengaliri

Dukungan terhadap Guru JIS Terus Mengalir Dukungan terhadap Guru JIS Terus Mengalir Reviewed by Antitesa on March 24, 2015 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.