Metrotvnews.com,
Jakarta: Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri bersama tim
kuasa hukum dari Jakarta Intercultural School (JIS/sebelumnya Jakarta
International School) inspeksi ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Mereka
ingin mencari tahu soal dugaan tewasnya Azwar, salah satu tersangka kasus
dugaan pelecahan seksual, saat tengah disidik Polda Metro Jaya.
Pantauan
Metrotvnews.com, sidak sedianya dilakukan Propam Polda Metro dan Mabes Polri.
Namun, hanya tim Propam Mabes dan kuasa hukum yang diizinkan masuk ke dalam
rutan. Tim Propam dan kuasa hukum masuk ke Rutan Cipinang lewat pintu dua,
sekitar pukul 10.00 WIB.
Kuasa hukum
Azwar, Saut Irianto Rajagukguk, pihaknya menduga terjadi penyiksaan terhadap
Azwar. "Dalam pemeriksaan awal terjadi penyiksaan, karena di pemerisaan
awal terjadi pengakuan," kata Saut sebelum masuk ke dalam Rutan Cipinang,
Jakarta Timur, Kamis (4/6/2015).
Kecurigaan Saut
bukan tanpa alasan. Dia bilang, dugaan Azwar bunuh diri bisa dibantah dengan
tidak adanya tanda-tanda mencurigakan pascakematian Azwar. "Kalau minum
racun, pasti ada tanda-tandanya, ada busa dan lain sebagainya," sebut dia.
Apalagi, kata
dia, polisi tak melakukan autopsi atas jasad Azwar. Padahal, aturan yuridis
mensyaratkan ada kewajiban polisi melakukan autopsi terhadap jasad yang
dianggap mati tak wajar.
"Setiap
orang yang mati tak wajar wajib otoposi," tegas dia. Saat ini, tim propam
bersama tim kuasa hukum masih melakukan sidak. Mereka masih mencari tahu.
Provost Polri Cari Tahu Penyebab Kematian Azwar
Reviewed by Antitesa
on
June 04, 2015
Rating:
No comments: