Facebook SDK

banner image

Afrischa, Perempuan Pertama Yang Dituduh "Menyodomi"


Dalam sebuah tulisan panjang Kristian Julius di media Expatriat, jurnalis ini sempat melakukan liputan langsung mendalami kehidupan pribadi Afrischa dan keluarganya. Nama Afrischa menjadi dikenal luas di media massa, setelah tuduhan yang secara nalar sehat adalah 'tak masuk akal' sama sekali.

Awalnya, Afrischa bahkan dituduh menyodomi MAK, siswa Taman Kanak-kanak (TK) di Jakarta Internasional School (JIS) yang sekarang menjadi Jakarta Intercultural School. "Afrischa memasukan 'burungnya' kepada saya (menyodomi)," demikian kutipan laporan ucapan MAK dalam BAP awal.

Namun setelah tahu bahwa Afrischa perempuan, kalimat tak masuk akal itu dirubah dengan tuduhan membantu membantu pelaku memegangi korban dan melakukan pelecehan seksual.

Kejanggalan tuduhan itulah yang memotivasi Kristian mencari tahu, siapa sosok seorang wanita bernama Afrischa. Hingga April 2014 lalu, Afrischa adalah seorang wanita muda yang ceria dan pekerja keras. Bahkan ia merencanakan akan melangsungkan pernikahannya di bulan Oktober 2014.

Namun pernikahan itu tak kunjung terlaksana, bukan karena tak siap atau keraguan atas jalinan cintanya. Batalnya rencana itu adalah ketika kondisi hidupnya berubah secara tragis, saat polisi menjemputnya di kost yang ditinggalinya bersama sang adik di Cinere, Depok. Tanpa surat penangkapan resmi, Afrischa digelandang ke Polda Metro Jaya atas tuduhan bersekongkol sodomi,  yang dilaporkan oleh TPW, Ibu dari siswa JIS yang keduanya tak pernah dikenalnya secara pribadi.

Menurut TPW, Afrischa dikatakan ikut terlibat bersama 5 pekerja kebersihan PT ISS yang bertugas di JIS saat itu melakukan tindakan sodomi seperti disebutkan diatas pada MAK, puteranya. Seperti disebutkan di BAP awal, cerita itu tidak berubah. Namun setelah TPW melihat bahwa Afrischa adalah perempuan hingga tuduhan itu terlihat tak masuk akal, barulah tuduhan berubah menjadi ikut bersekongkol dengan 5 pelaku lainnya.

Sadar dengan fakta bahwa tuduhan dalam kasus kekerasan seksual di JIS adalah rekayasa semata, akhirnya para orangtua murid dan segenap komunitas di JIS justeru berbalik mendukung para Afrischa dan tersangka lainnya. Mereka yakin, tuduhan itu hanya semata memuaskan keserakahan dan sikap koruptif beberapa pihak yang ingin JIS hancur.

Namun meski bukti-bukti nyata tuduhan tak pernah ada, Afrischa dan yang lainnya termasuk 2 guru JIS telah diputus bersalah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bahkan semua kesaksian ahli medis dan forensik yang membantah tuduhan itu, seluruhnya dikesampingkan.

Yang menyedihkan, salah satu pekerja kebersihan bernama Azwar harus tewas saat berada di tahanan polisi. Hingga kini, kematian Azwar rekan Afrischa dalam kasus ini masih menjadi misteri yang belum terungkap. Sebab, meskipun kematiannya diklaim akibat bunuh diri menenggak cairan pembersih lantai namun tak pernah ada tindakan otopsi apapun terhadap jenazah Azwar.

Afrischa kini sudah menjadi bagian dari misteri besar kasus JIS, ia bersama rekan-rekannya dan juga 2 guru JIS yang ditahan harus berhadapan dengan tuduhan perbuatan yang sama sekali ia merasa tak pernah melakukannya. Semua pihak berharap, suatu saat ada titik cerah dari suramnya keadilan dalam kasus JIS ini
Afrischa, Perempuan Pertama Yang Dituduh "Menyodomi" Afrischa, Perempuan Pertama Yang Dituduh "Menyodomi" Reviewed by Antitesa on April 20, 2015 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.