Facebook SDK

banner image

Azwar, setahun berlalu





Saat media marak dengan berita adanya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, masyarakat memberikan opininya tentang kasus yang sebenarnya belum terbukti benar atau tidaknya. Mereka memvonis dengan pikiran bahwa pasti para tersangka melakukan tindak kekerasan tersebut.

Tapi setelah setahun lamanya, media maupun masyarakat tidak terlalu memperhatikan jalan persidangan kasus tersebut dengan cermat kembali, bagaimana fakta yang telah di tunjukkan seperti tidak cukup kuat untuk pengadilan dan masyarakat percaya bahwa kasus tersebut disinyalir rekayasa. Bagaimana mungkin seorang Ibu dari anak yang mengalami kekerasan seksual bisa tawar-menawar masalah ganti kerugian kepada JIS (Jakarta International School) sampai ke harga 125 juta USD. 

Azwar telah tiada, tidak ada media atau HAM yang seperti-nya peduli dengan kepergiannya yang masih misterius di kantor PPA Polda Metro Jaya tahun lalu. Apa mungkin selama setahun ini, polisi tidak bisa melacak tindak kekerasan saat meng-interogasi Azwar yang pada saat itu masih menjadi status tersangka, apa tidak ada pengamanan CCTV di dalam ruang interogasi tersebut seperti yang dilakukan banyak polisi di negara-negara maju.

Azwar adalah sebuah contoh bagi masyarakat bahwa, percayalah keadilan akan berpihak pada siapa yang memiliki harta. Dalam kasus ini juga bisa menjadi suatu ukuran untuk membuat prosedur yang wajib diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia. Seperti apa saja prosedur penangkapan kepada tersangka saat ingin di bawa dari rumah tempat tinggal, apakah polisi hanya langsung menangkapnya tanpa ada surat ijin tangkap. Apakah polisi membacakan hak-hak mereka saat hendak di tangkap. Apa masyarakat perlu mengetahui prosedur pihak berwajib saat menjalankan tugas? Pada saat 6 tersangka pegawai PT ISS, mereka tidak tahu harus berbuat apa dan harus membela diri seperti apa, karena mereka tidak pernah berurusan dengan pihak berwajib sebelumnya.

Semua pertanyaan ini bisa membuat kemungkinan-kemungkinan yang tidak mustahil bahwa masyarakat lainnya bisa mengalami seperti ke-enam orang tersangka JIS ini dan bahkan lebih buruk. Harus ada lembaga Investigasi yang netral untuk mengoreksi apakah pihak kepolisian tidak asal tangkap tanpa ada bukti kuat secara ilmiah, medis, barang bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.


Azwar, setahun berlalu Azwar, setahun berlalu Reviewed by Antitesa on April 26, 2015 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.