Facebook SDK

banner image

The Truth Is Hidden, JIS cases.



“Truth is hidden.” Begitulah kira-kira quote yang disampaikan Patra M. Zein saat menghadiri acara Indonesia Lawyer Club (ILC). sebagian masyarakat beranggapan bahwa pelaku sodomi dilakukan dengan secara bergiliran kepada korban yang berumur 5 tahun, opini ini seharusnya sudah terpatahkan oleh logika medis yang sudah dikemukakan Dokter ahli Forensik Ferryal Basbeth, belum lagi jika kasus tersebut dilakukan oleh 7 orang dewasa maka perubahan pada sang anak akan sangat drastis berbeda, tapi pada kenyataannya sang anak korban sempat masuk sekolah dan bermain seperti biasa sebelum Ibu Korban mengekspose tuduhan kekerasan seksual di Jakarta Interculture School (JIS) ke berbagai media.

“Truth is hidden tetapi nothing is more beauty than the truth. Inilah yang ingin kami cari, kenapa itu harus dilakukan karena bukti scientific, bukti medis dan itu bisa ditambah keterangannya oleh Dr, Ferryal nanti. Menunjukkan tidak dapat kita membuat kesimpulan bahwa sodomi itu pernah terjadi, tadi Pak Hotman juga menambahkan bahwa ketika Dr. Jefferson ingin memasukkan Endoscopy kedalam lubang pelepas, anak korban menjerit kesakitan bandingkan dengan dakwaan yang sedang terjadi ini terkait sodomi yang dilakukan oleh 7 orang dewasa yang dimana tidak ada orang tahu, pengasuhnya tidak tahu, orangtuanya tidak tahu, dan anaknya tidak sakit atau menjerit.” Tim kuasa hukum JIS Patran M. Zein menuturkan.

Jika bukti yang telah direkayasa, biasanya akan bertolak belakang dengan fakta-fakta yang tidak bisa dielakkan. Dalam rekam jejak kasus memiliki kejanggalan yang seharusnya sudah bisa digugurkan dakwaannya akan tetapi perkembangan penyidikan ini menyebabkan vonis hukum penjara 10 tahun dan denda 100 juta kepada dua orang guru dan vonis hukum lainnya kepada pegawai PT ISS cleaning service yang mungkin tidak tahu apa-apa. Kredibilitas pihak penyidik maupun pengadilan yang berlangsung saat itu patut di pertanyakan keberpihakkannya, apakah berpihak pada keadilan atau kepada desakan orang yang punya kekuasaan dan uang.


Karena ketika pihak medis ingin memeriksa kembali MAK (Anak Korban), seminggu setelah pemeriksaan pertama tanggal 22 maret, Ibu korban tidak mengindahkan panggilan pemeriksaan tersebut. Ini membuktikan bahwa bukti keterangan medis yang dimiliki Ibu korban tidak bisa dijadikan bukti utuh dan jelas untuk membuat dakwaan ke pengadilan, kepada seluruh tersangka terlebih kepada Guru JIS. 
The Truth Is Hidden, JIS cases. The Truth Is Hidden, JIS cases. Reviewed by Antitesa on April 18, 2015 Rating: 5

No comments:

Home Ads

Powered by Blogger.